Senin. 13/05/2013Detik.com – Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan

Senin. 13/05/2013

Detik.com – Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menyayangkan industri perbankan syariah di Indonesia masih jauh tertinggal dibanding negara tetangga Malaysia.

“Bank syariah Indonesia masih kecil sekali dibanding dengan bank syariah Malaysia,” ungkap Dahlan kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan banteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2013).

Menurutnya, ketertinggalan perbankan syariah Indonesia jelas sekali terlihat dari sisi aset. Nilai aset perbankan syariah Indonesia sekitar Rp 200 triliun ternyata baru sepertujuh dari aset perbankan syariah di Malaysia.

Untuk itu, Dahlan menilai perlunya dorongan khusus kepada bank-bank syariah. Terutama untuk bank yang berada dalam lingkup BUMN, seperti Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, dan Bank BTN Syariah.

“Perlu didorong secara khusus kan,” pungkasnya.

 

sumber : http://finance.detik.com/read/2013/05/13/183136/2244690/5/dahlan-iskan-bank-syariah-ri-masih-jauh-ketinggalan-dari-malaysia

 

Dengan menggunakan acuan perbandingan bank syariah di Malaysia, memang dari fakta yang telah disebutkan oleh bapak Dalan Iskan bahwa Perbankan Syariah di Indonesia memang masih kalah jauh.  perlunya “dorongan” terhadap bank-bank syariah di negri ini  agar mampu bersaing. pengembangan SDM juga merupakan salah satu bentuk dari dorongan tersebut. perlunya penanaman sikap kompetitif dalam SDM perbankan syariah untuk mendongkrak semangat bersaing sehingga perbankan syariah di Indonesia mampu bersaing dalam taraf internasional.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s